Uncategorized

Hamilton Terima Tantangan dari Marquez Duel di MotoGP dan F1

Pebalap Formula 1, Lewis Hamilton, akhirnya menerima tantangan juara dunia MotoGP lima kali yang namanya sudah terdengar di seluruh dunia, Marc Marquez, untuk berduel menunggangi motor dan juga mobil F1.

Hamilton Terima Tantangan dari Marquez

Hamilton dan Marquez pasalnya adalah penguasa ajang F1 dan MotoGP dalam beberapa tahun terakhir ini. seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa Marquez berhasil menyabet 5 kali gelar juara dunia MotoGP sejak tahun 2013 lalu. sedangkan Hamilton sendiri, ia sudah mengoleksi 5 gelar juara dunia F1 yang empat di antaranya diraih sejak tahun 2014.

Tantangan yang disetujui oleh Hamilton pasalnya disampaikannya lewat Instastorynya. Pebalap yang berasal dari Inggris itu mengunggah beberapa potongan berita yang mana memuat komentar Marquez dan juga menuliskan caption bahwa ia menerima tantangan dari the Baby Alien.

“Ayo, kawan @marcmarquez93 ! tidak sabar untuk bertemu dan berkendara bersama-sama,”  tulis Hamilton.

Pebalap berusia 34 tahun tersebut memang diberitakan memiliki ketertarikan pada balap motor jauh sejak lama. Ia bahkan pernah menjajal motor Yamaha yang mana tampil pada ajang Superbike tahun lalu. tidak hanya itu, ia juga hadir di seri pembuka MotoGP 2019 yang saat itu dilangsungkan di Sirkuit Losail, Qatar, tepatnya tanggal 11 Maret lalu. \

Marquez Memang Tantang Hamilton Duel F1 dan MotoGP

Marquez saat diwawancarai sebelumnya mengaku bahwa ia tertarik dan ingin sekali melawan Hamilton. Pebalap yang berasal dari Spanyol tersebut menggunakan motor MotoGP dan juga mobil F1. “Tentu saja (saya ingin melawan Hamilton). Akan menarik pastinya. Saling berhadapan, pertama dengan mobil F1 dan kemudian dengan sepeda motor MotoGP karena saya tahu ia juga menungganginya,” ungkap Marquez dilansir dari CNN Indonesia.

“Saya berbicara dengan dia lewat sosial media dan saya tahu dia menunggangi sepeda motor dan tampil bagus. Jadi saya menantinya, setidaknya bertemu langsung. Kami hampir bertmu tahun lalu, tapi tak bisa mewujudkannya,”  imbuh Marquez.

Ia pernah mengendarai mobil F1 setelah mendapatkan kesempatan menjalani tes dengan Toro Rosso tepatnya di Sirkuit Red Bull Ring. 

“Itu pengalaman uang sangat menarik bagi saya. Saya melakukan 40 lap dan itu tes yang sebenarnya. Saya memiliki kecepatan bagus, tapi saya minim pengalaman. Saya tahu trek Red Bull Ring, namun titik rem dan juga masalah downforce yang menurut saya paling sulit dimengerti,” ungkap Marquez.

Marquez juga pernah sempat membuka peluangnya tampil pada ajang F1 setelah dirinya pensiun dari MotoGP. Ia ingin mengikuti jejak beberapa pebalap MotoGP lainnya yang hijrah ke F1 setelah pensiun dari MotoGP misalnya Johnny Cecotto, Mike Hailwood dan John Surtees.

Ia sendiri melakukan start di posisi depan balapan di MotoGP Inggris 2019 hari Minggu (25/8) kemarin tepatnya di Sirkuit Silverstone mulai jam 19.00 WIB. Namun sayangnya ia gagal menjadi pemenang di ajang itu karena gagal di lap terakhirnya. Marquez sempat menunjukkan gesture penyesalannya di saat bersalaman dengan sang juara, Alex Rins.

Keinginannya berduel dengan Hamilton adalah karena ia ingin mengetahui siapa yang tercepat mengendarai sepeda motor MotoGP dan mobil F1. Mereka memang sudah terkenal sebagai ‘Raja’ nya ajang F1 dan MotoGP dalam beberapa tahun terakhir ini. marquez menginginkan sebuah duel yang adil yakni di mana masing-masing pebalapnya menggunakan sepeda motor MotoGP dan juga mobil F1.

Read More
OLAHRAGA

MU dan Inter Sepakati untuk Transfer Sanchez

Kabar datang dari Alexis Sanchez yang kabarnya tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan Manchester United (MU) lewat skema pinjaman. Apa artinya ini bagi Sanchez?

Sanchez Akan Jadi Pinjaman dari MU

Pihak Inter dan MU, dilansir dari CNN Indonesia, telah menggelar pembicaraan tentang Sanchez selama beberapa pekan terakhir ini. kesepakatan yang tercipta antara kedua belah pihak ini pun akhirnya tercapai pada hari Selasa (27/8) waktu setempat.

Masa pinjaman Sanchez di klub Inter disepakati akan berlangsung selama 10 bulan. La Beneamata tak mendapatkan opsi mempermanenkan kontak penyerang sayap yang berasal dari Chile itu. inter juga tak akan membayar penuh gaji Sanchez yang berjumlah 12 juta Euro selama ia menjalani masa pinjamannya ke MU. Tim kota mode Cuma bakal membaar 5 juta Euro saja, sedangkan sisanya bakal ditanggung oleh pihak MU.

Sanchez juga akan melakukan tes medis sebagai salah satu syarat untuk bergabung dengan Inter. Tes medis yang disyaratkan itu berlangsung pada hari Rabu (28/8) waktu setempat.

Di Inter sendiri, Sanchez bakal bereuni dengan mantan rekan satu timnya dulu di MU yaitu Romelu Lukaku. Penyerang yang berasal dari Belgia tersebut telah menjalani laga resmi dengan Inter ketika mengalahkan Lecce dengan skor telak 4-0 dan ia berhasil mencetak 1 buah gol.

Sanchez pasalnya dipinjamkan MU ke Inter dikarenakan tak masuk ke dalam rencana manajer Ole Gunner Solksjaer di musim ini. ia juga kehilangan tempat pada skuat The Red Devils setelah dirinya tampil mengecewakan di sepanjang musim lalu.

Semenjak ia didatangkan MU dari Arsenal di bursa transfer Januari tahun 2018 lalu, Sanchez pasalnya tidak bisa memperlihatkan performa apiknya. Mantan pemain Udinese, Arsenal dan Barcelona ini Cuma mampu mencetak 5 gol saha dari 45 laga yang ada di semua ajang.

Performa Sanchez ini berbeda dengan apa yang diperlihatkannya ketika ia masih di Arsenal. Sanchez bisa bermain dengan sangat apik dalam 166 laga dan berhasil mencetak 80 buah gol. Sanchez pasalnya masih memiliki kontrak dengan MU 3 tahun lagi atau sampai dengan tanggal 30 Juni 2022.

Mahalnya Satu Gol Sanchez

Bisa dikatakan isu akan dipinjamkannya Sanchez ke Inter ini juga karena mahalnya gol yang dicetaknya. Pemain itu benar-benar bisa menghabiskan uang MU dalam 1,5 musim terakhir. Bayangkan saya, satu gol yang berhasil dicetaknya dengan seragam MU dihargai 8,2 juta Poundsterling, atau setara dengan Rp. 141 Miliar.

Dan karena itu lah sempat bersiar kabar bahwa ia siap ke Inter untuk dipinjamkan selama 1 musim. Media-media Inggris langsung mengabarkan kemungkinan-kemungkinan dan juga gaji yang akan diterima olehnya.

Namun gaji yang diberikan MU dan juga harga gol yang harus dibayarkan pada Sanchez itu, dilansir dari CNN Indonesia, menghabiskan uang MU tanpa bisa menunjukkan hasil yang signifikan. MU pasalnya menjadikan Sanchez pemain dengan gaji yang paling tinggi pada Premier League saat dibeli dari klub Arsenal di bulan Januari 2018 lalu.

Mantan pemain Barcelona dan Udinese ini mendapatkan gaji 505 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp. 8.7 miliar  per minggunya di MU. Total MU harus mengeluarkan gaji untuknya adala 41 juta Poundstreling atau setara dnegan Rp. 708 miliar dalam 1 musim. Dengan Cuma bisa mencetak 5 gol saja dari 45 pertandingan, nampaknya keputusan MU untuk meminjamkannya terlihat bijak.

Read More